You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 KLH Kepulauan Seribu Monitoring Kerusakan Ekosistem Laut
photo Suparni - Beritajakarta.id

KLH Kepulauan Seribu Monitoring Kerusakan Ekosistem Laut

Kantor Pengelola Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu terus melakukan pemantauan ekosistem laut secara maraton di beberapa pulau di Kepulauan Seribu.

Sebelum kerusakan semakin parah, pemantauan terus kita lakukan di beberapa pulau, khususnya di Pulau Pari ini

Pemantauan dilakukan selama sepekan, sejak hari Sabtu (22/8) lalu. Diawali dengan pengambilan sampel air laut, sampel pasir, sampel karang, pemeriksaan dan pengukuran lamun serta monitoring perkembangan mangrove (bakau).

"Sebelum kerusakan semakin parah, pemantauan terus kita lakukan di beberapa pulau, khususnya di Pulau Pari ini. Setelah ini kita akan evaluasi dan carikan solusinya bersama Formapel dan Pemda," ujar Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Tiur Hutapea, saat melakukan pemantauan di Pulau Pari, Rabu (26/8).

KLH Diminta Berdayakan Formapel

Dikatakan Tiur, kearifan lokal perlu kembali ditumbuhkembangkan dengan memaksimalkan peran Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FORMAPEL) guna mewujudkan Pulau Seribu sebagai destinasi wisata dunia.

"Sampel-sampel yang kita ambil nantinya akan kita bawa ke laboratorium untuk diperiksa secara detil, kalau di sini kan cuma kasat mata saja," katanya.

Selain menurunkan tim laboratorium dari perguruan tinggi, pemantauan juga dibantu tim masyarakat bentukan KLH yang sudah dibekali dengan pengetahuan, yang difungsikan untuk pemantauan lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6147 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2573 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2198 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1801 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1736 personNurito